Pengalaman yang buat aku jadi susah percaya lagi kepada seseorang yang aku nilai "yes...he's the one".
Bahkan sampai saat dia datang, diawali dengan mencoba percaya kembali.
Ya... Mencoba percaya lagi. Tetapi saat akan mencoba percaya, ternyata harus dihadapkan pada kondisi yang bisa dibilang memerlukan kesabaran lebih mungkin.
Tapi,mungkin sudah terlanjur, terlanjur ingin mencoba percaya lagi dan keinginan itu harus dibuktikan pada kondisi saat ini.
Terus saja perasaan percaya itu mengeluarkan perisai andalannya untuk melindungi aku dari rasa-rasa jahat yang sering datang. Tapi, perasaan ini kadang terlalu munafik untuk mengakui bahwa kadang rasa percaya itu tidak penting, yang terpenting adalah rasa sayang dan nyaman!
Jangan !! Jangan dulu sayang dan nyaman itu, percaya-lah yang harus diutamakan. Dan semua logika-pun diandalkan untuk memupuk rasa percaya itu, tetapi juga beperang hebat dengan rasa sayang dan nyaman. Sungguh lelah bertengkar dengan perasaan dan logika diri sendiri.
Apa harus aku taruh sejenak perisai percaya itu dan belajar memupuk sayang dan nyaman-ku ?
Ya, mungkin untuk sementara itu jawaban yang bisa aku andalkan. Mencoba berdamai dengan perasaan dan logika untuk lebih obyektif menilai semua proses ini. Tapi itu juga bukan berarti aku menanggalkan perisai percaya-ku, melainkan aku sedang menunggu dan belajar membangun perisai percaya yang baru tanpa harus terbebani dengan yang lalu. Menunggu dan belajar membangun perisai percaya untuk masa depan.
Menunggu ini terasa sakit dan lelah mungkin, tapi kesabaran itu sangat bernilai tinggi dan pasti akan berbuah kebahagiaan, PASTI !!. Sesuatu yang indah tidak akan pernah tercapai tanpa kesabaran dalam mencapainya.
Belajar ini terasa berat mungkin, tapi bukankah ilmu baru yang akan aku dapatkan nanti ?!! Dan ilmu ini belum tentu semua orang bisa mendapatkannya, sungguh beruntungnya aku. Dan yang pasti ilmu ini akan menjadi dasar dan alasan indahnya masa depan itu nantinya.
Perisai percaya-ku tunggulah aku belajar menata semua ini dari awal lagi, dengan bantuan sayang dan nyaman-ku untuk dia. Hasil yang nanti aku dapatkan pastilah akan menjadi yang TERBAIK untukku, karena itu semua adalah buah kesabaran dan keikhlasan-ku.
Ingat, ini semua adalah hal positif yang harus dijalankan dengan proses dan cara yang positif :)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar