terjatuh lagi...luka lagi..
ahh mungkin hal yang biasa buat aku yang sudah terlalu sering merasakan itu..
tapi kenapa masih bertanya "kenapa aku lagi ??"
sesak...itu yang dirasa saat harus terus-terusan terjatuh dan terluka
bahagia dan bangga...itu yang terselip dalam semua rasa sesak, saat aku mulai sadar bahwa semua ini karena ALLAH sayang padaku dan mau aku belajar lebih dewasa, kuat dan tegar.
masih berharap kamu bisa sembuhkan ini semua meski prosesnya cukup membuat aku kecewa dan terjatuh..
Mengenai Saya
- Ayura
- mengandalkan dan memainkan setiap sisi positif dari semua yang sedang aku hadapi :)
Kamis, 28 Juli 2011
Selasa, 19 Juli 2011
Malu !!!
mengeluh ???? itukah yang harus aku lakukan sekarang ??? ohhh tidak, jangan !!!!
meski sangat menginginkan untuk bisa mengeluh saat ini, tapi maaf ! aku gak mau kalah sama sisi negatif dalam diri aku itu..memalukan kalau hanya harus menyerah dengan kata KALAH..KALAH menguasai sisi negatif itu. maaf...aku masih punya senyum, aku masih punya kepercayaan dan aku masih punya ALLAH SWT yang selalu menjagaku..
dalam masalah ini, lihatlah siapa yang akan menang....
sisi positif aku, permainan sisi positif aku akan bisa mengalahkan semua kemunafikan itu :)
meski sangat menginginkan untuk bisa mengeluh saat ini, tapi maaf ! aku gak mau kalah sama sisi negatif dalam diri aku itu..memalukan kalau hanya harus menyerah dengan kata KALAH..KALAH menguasai sisi negatif itu. maaf...aku masih punya senyum, aku masih punya kepercayaan dan aku masih punya ALLAH SWT yang selalu menjagaku..
dalam masalah ini, lihatlah siapa yang akan menang....
sisi positif aku, permainan sisi positif aku akan bisa mengalahkan semua kemunafikan itu :)
Senin, 18 Juli 2011
dibalik itu semua ada kehangatan :)
Banyak cerita yang ingin aku bagi dengan mama, di tempat baruku ini. Kota yang baru, 5 bulan sudah aku disini. Dan dalam kurun itu, banyak hal yang terjadi, banyak tawa, banyak senyum, banyak rasa syukur, banyak rasa rindu, banyak pertimbangan dan terdapat beberapa tangis di dalamnya.
Pagi ini, semua terasa lebih hangat. Hangat kasih sayang dari semua orang yang ada di sekelilingi dan orang-orang yang selalu siap menjaga aku. Dan aku tau, ini semua berkat ridho Allah dan do'a mama ayah yang selalu teriring untukku.
Duduk memandang ke luar jendela kantor, jingganya sinar matahari, hijaunya rumput dan pepohonan, gemulai angin yg berhembus. Semua terasa hangat pagi ini. Dan semua terasa hendak menjagaku agar tetap merasa nyaman di kota baru ini. Sungguh tidak menyangka ini akan terjadi dalam lembar hidup aku.
Kasih sayang dari ayah mama di rumah, kasih sayang dari 2 keluarga di kota ini semakin membuatku kuat untuk bisa tegak menghadapi perjuanganku di sini.
Sungguh ini lebih dari yang aku pinta padamu ya Robb..sungguh agung kuasaMU. Semoga semua ini akan tetap selalu barokah dan engkau ridhoi..
Pagi yang hangat, dan sujud syukurku tak henti-hentinya aku persembahkan padaMU ya Robb.
Rabu, 13 Juli 2011
kami adalah kebanggan mereka
memang kami sangat berbeda,,jauh berbeda..dan semua orang disekitar kami mengakui itu.
kekurangan dan kelebihan kami sangat terlihat dan kami selalu berusaha untuk belajar satu sama lain menutupi itu semua. kami tidak sedekat seperti yang lain, tapi kedekatan kami sangat berkualitas untuk hal-hal tertentu. dan kami tumbuh menjadi anak-anak yang siap terus membanggakan kedua orang tua kami.
tidak ada jarak antara kakak dan adik bagi kami. dia bisa menjadi kakakku, mengajari aku bagaimana seharusnya bersikap. dan akupun juga mengajari dia bagaimana cara bersikap. dan anehnya kedekatan ini mulai semakin berkualitas saat kami terpisah dan jauh, saat kami mulai merantau, kualitas hubungan kami semakin terasa.
dan saat itu juga aku harus akui bahwa dalam banyak kondisi sikapnya terasa lebih dewasa, tenang, santai dan mendinginkan hati aku. mungkin dia yang banyak mengajari aku bagaimana bersikap. sungguh beruntung aku memiliki adik seperti dia...meski masa kecil kami sering dilewati dengan perdebatan, tetapi itu proses yang menjadikan kami seperti saat ini.
yaa,,,pada akhirnya pola pikir yang sama yang semakin menyatukan kami. pola pikir wanita yang mandiri dan selalu berusaha meningkatkan kualitas iman dan ilmu kami, seperti yang selalu ayah ajarkan pada kami.
dan sampai hari ini, aku sangat bangga memiliki adik seperti kamu.. IRA FALKIYA....
kekurangan dan kelebihan kami sangat terlihat dan kami selalu berusaha untuk belajar satu sama lain menutupi itu semua. kami tidak sedekat seperti yang lain, tapi kedekatan kami sangat berkualitas untuk hal-hal tertentu. dan kami tumbuh menjadi anak-anak yang siap terus membanggakan kedua orang tua kami.
tidak ada jarak antara kakak dan adik bagi kami. dia bisa menjadi kakakku, mengajari aku bagaimana seharusnya bersikap. dan akupun juga mengajari dia bagaimana cara bersikap. dan anehnya kedekatan ini mulai semakin berkualitas saat kami terpisah dan jauh, saat kami mulai merantau, kualitas hubungan kami semakin terasa.
dan saat itu juga aku harus akui bahwa dalam banyak kondisi sikapnya terasa lebih dewasa, tenang, santai dan mendinginkan hati aku. mungkin dia yang banyak mengajari aku bagaimana bersikap. sungguh beruntung aku memiliki adik seperti dia...meski masa kecil kami sering dilewati dengan perdebatan, tetapi itu proses yang menjadikan kami seperti saat ini.
yaa,,,pada akhirnya pola pikir yang sama yang semakin menyatukan kami. pola pikir wanita yang mandiri dan selalu berusaha meningkatkan kualitas iman dan ilmu kami, seperti yang selalu ayah ajarkan pada kami.
dan sampai hari ini, aku sangat bangga memiliki adik seperti kamu.. IRA FALKIYA....
dan akhirnya aku sadar...
"inget ya...sekarang kamu punya aku"
itu kata-kata yang terus aku ingat dari perbincangan semalam. maaf kalau selama ini aku masih banyak mengeluh, masih banyak tidak percaya dan masih sering memojokkan dia.
yang lalu membuatku semakin rapuh dan yang saat ini datang tidak segera menyadarkan aku akan hadirnya yang benar-benar kutunggu, meski kenyataannya aku sangat menikmati saat-saat bersamanya.
dan siang ini aku tersadar, seharusnya aku nikmati semua rasa ini, aku syukuri hadirnya dia saat ini, esok dan aku harap akan menjadi selamanya..
biarkan aku perlahan sandarkan semua ini dalam pundak dan pelukmu. seperti yang kamu minta..perlahan aku pasti mampu menyandarkam semuanya,,
itu kata-kata yang terus aku ingat dari perbincangan semalam. maaf kalau selama ini aku masih banyak mengeluh, masih banyak tidak percaya dan masih sering memojokkan dia.
yang lalu membuatku semakin rapuh dan yang saat ini datang tidak segera menyadarkan aku akan hadirnya yang benar-benar kutunggu, meski kenyataannya aku sangat menikmati saat-saat bersamanya.
dan siang ini aku tersadar, seharusnya aku nikmati semua rasa ini, aku syukuri hadirnya dia saat ini, esok dan aku harap akan menjadi selamanya..
biarkan aku perlahan sandarkan semua ini dalam pundak dan pelukmu. seperti yang kamu minta..perlahan aku pasti mampu menyandarkam semuanya,,
Jumat, 08 Juli 2011
masih rapuh yang dirasa
masih merasa sangat naif, masih banyak menuntut dan masih penuh bertanya-tanya.
kenapa harus seperti ini ceritanya, penantian yang selalu diiringi dengan do'a dan harapan indah harus berujung dengan cerita seperti ini, cerita yang semakin membuat aku rapuh dan mungkin nantinya akan berbuah manis yaitu membuat aku semakin kuat. tapi mungkin itu masih nanti, bukan untuk saat ini.
dan sampai saat ini masih merasa rapuh, maaf....ya aku masih rapuh. masih banyak terasa bekas goresan dari masa-masa lalu, kekecewaan dan ketidakpercayaan diri. dan saat ini pun masih harus dihadapkan dengan cerita yang harus aku hadapi dengan tegar dan penuh senyuman. dan lagi-lagi aku tidak berharap untuk menyandarkan diri dan menggantungkan harapanku pada siapapun meskipun ada dia di sisiku. aku tetap menyandarkan semua harapan itu pada diriku sendiri. ya...karena aku tidak ingin mengotori hatiku dengan goresan-goresan lainnya. goresan itu sudah hampir penuh dan membuatku semakin rapuh.
jangan....aku mohon jangan lagi isi hati ini dengan goresan merah. aku malu tidak bisa menjaga hati ini tetap dalam kondisi yang baik-baik saja. aku mau ini benar-benar yang terakhir dan aku mau menggambar keindahan di hati ini, membuatnya tersenyum cerah lagi seperti dulu, seperti dulu yang pernah aku alami.
aku hanya berharap suatu saat dia bisa memberi jawaban dari pertanyaanku... "kenapa harus cerita seperti ini yang harus aku jalani ??". semoga dia bisa memiliki jawaban yang membuatku terus bersyukur dan percaya bahwa memang ini yang aku butuhkan, bahwa memang dia yang aku butuhkan dan bahwa memang hanya dengan dia semua akan terasa bahagia.
bersabarlah hatiku..serapuh apapun kamu, akan terus berusaha tersenyum dan bangkit..
kenapa harus seperti ini ceritanya, penantian yang selalu diiringi dengan do'a dan harapan indah harus berujung dengan cerita seperti ini, cerita yang semakin membuat aku rapuh dan mungkin nantinya akan berbuah manis yaitu membuat aku semakin kuat. tapi mungkin itu masih nanti, bukan untuk saat ini.
dan sampai saat ini masih merasa rapuh, maaf....ya aku masih rapuh. masih banyak terasa bekas goresan dari masa-masa lalu, kekecewaan dan ketidakpercayaan diri. dan saat ini pun masih harus dihadapkan dengan cerita yang harus aku hadapi dengan tegar dan penuh senyuman. dan lagi-lagi aku tidak berharap untuk menyandarkan diri dan menggantungkan harapanku pada siapapun meskipun ada dia di sisiku. aku tetap menyandarkan semua harapan itu pada diriku sendiri. ya...karena aku tidak ingin mengotori hatiku dengan goresan-goresan lainnya. goresan itu sudah hampir penuh dan membuatku semakin rapuh.
jangan....aku mohon jangan lagi isi hati ini dengan goresan merah. aku malu tidak bisa menjaga hati ini tetap dalam kondisi yang baik-baik saja. aku mau ini benar-benar yang terakhir dan aku mau menggambar keindahan di hati ini, membuatnya tersenyum cerah lagi seperti dulu, seperti dulu yang pernah aku alami.
aku hanya berharap suatu saat dia bisa memberi jawaban dari pertanyaanku... "kenapa harus cerita seperti ini yang harus aku jalani ??". semoga dia bisa memiliki jawaban yang membuatku terus bersyukur dan percaya bahwa memang ini yang aku butuhkan, bahwa memang dia yang aku butuhkan dan bahwa memang hanya dengan dia semua akan terasa bahagia.
bersabarlah hatiku..serapuh apapun kamu, akan terus berusaha tersenyum dan bangkit..
Kamis, 07 Juli 2011
pernah ada.....
membaca kata-kata ajaib siang ini "aku belajar melupakanmu..tapi aku gak pernah lupa kalo aku pernah sayang kamu..dan kamu pernah menjadi bagian indah hidupku". cukup terkesima dengan kata-kata yang sangat berharga itu, cukup bisa membawa ingatan di masa lalu, dimulai sejak tahun 2004 yang lalu dan semua kenangan yang mengikutinya selama beberapa tahun kemudian dan semua impian yang menjadi pemanis yang menjanjikan.
dan biarkan semua itu tersimpan rapi di tempat khusus yang terkunci rapat.
terima kasih telah menjadikan aku menjadi aku yang sekarang, terima kasih karena pernah menjadi bagian terbaik yang pernah ada dalam hidup aku..
TERIMA KASIH
dan biarkan semua itu tersimpan rapi di tempat khusus yang terkunci rapat.
terima kasih telah menjadikan aku menjadi aku yang sekarang, terima kasih karena pernah menjadi bagian terbaik yang pernah ada dalam hidup aku..
TERIMA KASIH
Dan rasa ini pun...
sampai sekarang masih bertanya-tanya, kenapa rasa yang semakin nyaman selalu dibarengi dengan rasa semakin takut, lumpuh dan rapuh ???
benarkah rasa itu juga bisa diartikan rasa sayang yang bertambah besar ???
lalu kenapa harus ada was-was jika memang itu adalah rasa sayang ???
was-was juga menandakan rasa tidak percaya dan kurang ikhlas dalam menjalankan sesuatu, benar kan ??
lalu kalau bukan rasa sayang, rasa apa ini ??
semakin lama rasa nyaman itu semakin terasa dan rasa takutpun semakin besar..
bingung memang..resah memang..tapi menikmati semua rasa ini adalah yang paling menyenangkan, ada sensasi tersendiri dalam mengatur rasa nyaman dan takut itu. bersyukur akhirnya bisa merasakan rasa ini lagi, meski harus ada kata-kata "tapi".
tapi kembali lagi.. ALLAH SWT tidak mungkin membiarkan sesuatu terjadi pada aku jika memang aku tidak membutuhkan hal itu. dan aku yakin, suatu hari nanti aku akan sangat bersyukur atas semua ini...
*stay positive*
benarkah rasa itu juga bisa diartikan rasa sayang yang bertambah besar ???
lalu kenapa harus ada was-was jika memang itu adalah rasa sayang ???
was-was juga menandakan rasa tidak percaya dan kurang ikhlas dalam menjalankan sesuatu, benar kan ??
lalu kalau bukan rasa sayang, rasa apa ini ??
semakin lama rasa nyaman itu semakin terasa dan rasa takutpun semakin besar..
bingung memang..resah memang..tapi menikmati semua rasa ini adalah yang paling menyenangkan, ada sensasi tersendiri dalam mengatur rasa nyaman dan takut itu. bersyukur akhirnya bisa merasakan rasa ini lagi, meski harus ada kata-kata "tapi".
tapi kembali lagi.. ALLAH SWT tidak mungkin membiarkan sesuatu terjadi pada aku jika memang aku tidak membutuhkan hal itu. dan aku yakin, suatu hari nanti aku akan sangat bersyukur atas semua ini...
*stay positive*
Langganan:
Komentar (Atom)

